29 Jun 2026, Mon

“HALAQOH PENGUATAN KELEMBAGAAN PENDIRIAN DIREKTORAT JENDERAL PESANTREN”

Ma’had Al-Jami’ah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menyelenggarakan Halaqoh Pesantren bertema “Penguatan Kelembagaan Pendirian Direktorat Jenderal Pesantren” di Hall Perpustakaan UIN Saizu, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 14.30–16.20 WIB ini menghadirkan para pengasuh pondok pesantren mitra UIN Saizu Purwokerto serta dua narasumber utama dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Kementerian Agama RI.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof Ridwan. Acara ini digelar sebagai upaya memperkuat peran pesantren dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya kebijakan strategis bagi masa depan kelembagaan pesantren di Indonesia.

Menurut Prof. Ridwan, kegiatan Halaqoh Pesantren ini menegaskan kembali peran pesantren sebagai fondasi pendidikan Islam yang otentik, warisan sejarah perjuangan bangsa, dan lembaga strategis yang harus terus diperkuat dalam era global.

Rektor UIN Saizu dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam penguatan pesantren. “Kami di UIN Saizu merasa berkewajiban mendukung kebijakan yang memperkuat identitas dan kelembagaan pesantren,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, para peserta juga menggarisbawahi posisi pesantren sebagai lembaga pendidikan paling asli Nusantara. Rektor menambahkan bahwa kekhasan pesantren menjadi alasan kuat perlunya layanan dan regulasi yang lebih terarah.

Kasubdit Pendidikan Ma’had Aly, Dr. Mahrus Elmawa, M.Ag., yang menjadi pemateri, menegaskan bahwa keberadaan Dirjen Pesantren merupakan bukti nyata komitmen pemerintah. “Pemerintah ingin memastikan pesantren mendapat fasilitas dan perhatian yang setara karena perannya sangat besar dalam sejarah bangsa,” tegasnya.
Menurut Dr. Mahrus, M.Ag., kontribusi pesantren sudah terbukti sejak masa perjuangan kemerdekaan. “Para kiai dan santri ikut menggerakkan lahirnya kemerdekaan, sehingga negara berkewajiban memberikan dukungan yang lebih kuat,” jelasnya.

Melalui halaqah ini, pihak kampus berharap lahir kerja sama yang lebih solid antara pemerintah, pesantren, dan dunia akademik. Rektor menutup pernyataannya dengan harapan, “Semoga Dirjen Pesantren menjadi tonggak baru bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia,”

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *